Berperan Dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Berperan Dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pertumbuhan penduduk serta pesatnya arus globalisasi membuat indonesia menjadi salah satu negara yang menarik minat investor global. Dengan kuantitas tenaga kerja yang melimpah, beberapa negara ingin menjadikan indonesia sebagai basis produksi produk mereka, salah satunya adalah jepang yang belum lama ini memposisikan indonesia sebagai basis untuk produksi.

Hal tersebut dikemukakan oleh Akio Mimura selaku ketua Japan of Chamber of Commerce and Industry (JCCI). Terlebih lagi, akhir 2015 nanti Indonesia akan menyambut Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) dimana semua negara ASEAN dapat saling terintegrasi untuk meningkatkan sektor perekonomiannya.

Bisa jadi yang dikatakan Akio Mimura itu benar mengingat Indonesia memiliki penduduk yang sudah melebihi angka 250 juta jiwa. Potensi sumber daya manusianya bisa sangat dimaksimalkan serta pendapatan per kapitanya sudah mencapai angka 3500 USD. Setidaknya itulah yang dikemukakan oleh Akio Mimura kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla.

JCCI sendiri beranggotakan 1.250.000 pengusaha yang diwakili oleh banyak delegasi, membaca situasi ekonomi yang mulai dibenahi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat ini tidak aneh rasanya kalau indonesia jadi pusat perhatian, karena indonesia sebenarnya mempunyai potensi yang tidak dimiliki oleh banyak negara ASEAN dalam soal SDM maupun SDA-nya.

Baru-baru ini pemerintah bersama dengan Dewan Pewarkilan Rakyat (DPR) telah menyepakati beberapa asumsi dasar ekonomi makro, pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBNP) 2015. Beberapa kesepakatan dalam asumsi makro, yaitu angka pertumbuhan ekonomi disepakati sebesar 5,7 persen, tingkat inflasi disepakati sebesar 5 persen, serta nilai tukar rupiah terhadap dolar AS disepakati sebesar Rp12.500 per dolar AS. Sementara itu, untuk suku bunga Surat Perbendaharaan Negara (SPN) 3 bulan disepakati sebesar 6,2 persen, harga minyak mentah Indonesia (ICP) disepakati sebesar USD60 per barel, lifting minyak disepakati sebesar 825.000 barel per hari, dan lifting gas disepakati 1.221 ribu barel per hari setara minyak.

Asumsi Makro APBNP 2015

ASUMSI DASAR EKONOMI MAKRO, 2009 – 2015
*) Sebelum tahun 2011 menggunakan suku bunga SBI3 bulan
**) Asumsi digunakan sejak tahun 2013
APBNP


Anggaran Fungsi Ekonomi

ilustrasi pertumbuhan ekonomi

Foto ilustrasi – APBNNews.com

Sambil menunggu ditetapkannya APBN-P 2015, kalau kita melihat pada Nota Keuangan RAPBNP 2015, alokasi anggaran pada fungsi ekonomi direncanakan sebesar Rp216.497,1 miliar, berarti lebih tinggi sebesar Rp72.971,4 miliar atau 50,8 persen dibandingkan dengan alokasinya pada APBN tahun 2015, yang sebesar Rp143.525,7 miliar.

Kenaikan yang signifikan tersebut terutama dikarenakan adanya penajaman dan penguatan program yang menjadi prioritas Pemerintah untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pertumbuhan ekonomi seperti pembangunan infrastruktur konektivitas melalui pembangunan infrastruktur perkeretaapian di luar Jawa, infrastruktur bidang kemaritiman, energi dan ketenagalistrikan. Pengembangan infrastruktur tersebut dilakukan untuk mendukung sistem logistik nasional dan mendukung pengembangan industri dan pariwisata nasional agar dapat mempercepat kegiatan sektor-sektor strategis ekonomi domestik untuk mewujudkan kemandirian ekonomi.

Pembangunan infrastruktur juga diarahkan untuk mengurangi kesenjangan, baik antarkelompok pendapatan maupun antarwilayah, melalui pembangunan sarana dan prasarana ekonomi produktif dan pengembangan wilayah perbatasan yaitu dengan meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah perbatasan, serta meningkatkan pembangunan bandara di daerah terdalam, terluar dan perbatasan.

Selain itu, guna meningkatkan kapasitas ekonomi di daerah, maka pembangunan infrastruktur juga dilakukan terhadap sarana dan prasana pendukung ekonomi produktif antara lain melalui pembangunan pasar-pasar tradisional.

Sambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

Menyongsong MEA yang akan datang, selain dengan kebijakan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, Masyarakat indonesia diharapkan dapat mulai peka untuk membangun ekonomi negaranya sendiri. Jika bangsa asing saja sudah tertarik dengan berbagai potensi Indonesia, setidaknya kita bisa mencuri start lebih awal dengan cara mengkaryakan yang namanya wirausaha untuk meningkatkan perekonomian lokal.

Kebijakan Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah, Koperasi (UMKMK) dan peningkatan daya saing UMKMK yang akan terus digenjot oleh pemerintah, melalui Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah dapat menjadi peluang dalam mencari modal usaha.

Lembaga Pengelola Dana Bergulir

Dana Bergulir adalah dana yang dialokasikan oleh Kementerian Negara/Lembaga/Satuan Kerja Badan Layanan Umum untuk kegiatan perkuatan modal usaha bagi koperasi, usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha lainnya yang berada di bawah pembinaan Kementerian Negara/Lembaga.

Dana Bergulir bertujuan untuk untuk membantu perkuatan modal usaha guna pemberdayaan koperasi, usaha mikro, kecil, menengah, dan usaha lainnya dalam upaya penanggulangan kemiskinan, pengangguran, dan pengembangan ekonomi nasional.

Dimulai dari tahun 2006 Kementerian Koperasi dan UKM telah membentuk Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (LPDB-KUMKM) yang bertugas melaksanakan pengelolaan dana bergulir untuk pembiayaan KUMKM antara lain berupa pinjaman dan bentuk pembiayaan lainnya yang sesuai dengan kebutuhan KUMKM, dimana ketentuan mengenai kriteria KUMKM di tetapkan oleh LPDB-KUMKM.

Dengan dibentuknya LPDB-KUMKM diharapkan pengelolaan dana bergulir dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya untuk mencapai tujuan dan menghasilkan manfaat berkelanjutan atas penyaluran dana bergulir kepada Koperasi dan UMKM.

Penutup

Kembali ke MEA, yang ingin redaksi sampaikan diartikel ini adalah kita dapat terlibat dalam mejaga pertumbuhan ekonomi Indonesia sekaligus menjaga daya saing Indonesia pada MEA nanti, kebijakan pemerintah dalam mendukung dunia usaha pun menjadi salah satu prioritas Kabinet Kerja Presiden Jokowi.

Sayangnya, tidak semua lapisan masyarakat aware dan menyadari hal tersebut, mungkin hal ini menjadi salah satu PR pemerintah dalam mensosialisasikan kebijakannya. Mari ber-wirausaha, galakkan Koperasi dan UMKM, dengan begitu diharapkan angka pertumbuhan ekonomi dan pasar riil di indonesia perlahan akan naik. Ternyata kita dapat berperan yah ☺


Salam Redaksi APBNNews.com | #KawalAPBN Kawal Pembangunan

One thought on “Berperan Dalam Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

  1. Ping-balik: Langkah Nyata Anak Negeri Hadapi Pasar Global ASEAN

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s