Berapa Besaran Gaji Guru pada APBN-P 2015?

Pertanyaan yang sering disampikan dalam kaitannya dengan Anggaran Pendidikan 2015 adalah Berapa Gaji Guru pada tahun 2015? Mari kita simak skema Dana Pendidikan yang bersumber dari dokumen Nota Keuangan RAPBN-P 2015.

Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyusun sasaran serta prioritas pembangunan yang tertuang dalam konsep Nawacita dan Trisakti. Trisakti merupakan visi Presiden yang meliputi: (1) berdaulat secara politik; (2) mandiri dalam ekonomi; dan (3) berkepribadian dalam budaya.

Sementara itu, Nawacita merupakan agenda prioritas dalam mewujudkan visi Presiden. Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyusun sasaran serta prioritas pembangunan yang tertuang dalam konsep Nawacita dan Trisakti. Seiring dengan perubahan di dalam asumsi dasar ekonomi makro yang digunakan dalam penyusunan APBN tahun 2015 dan bergantinya pemerintahan dari pemerintah lama (Kabinet Indonesia Bersatu II) menjadi pemerintah baru (Kabinet Kerja), perlu dilakukan penyesuaian kebijakan dalam APBN tahun 2015, Hal ini dituangkan dalam dokumen resmi pemerintah yang bernama Nota Keuangan dan RAPBN-P 2015. Belanja negara dalam RAPBN-P 2015 diperkirakan turun, tentunya hal ini diikuti oleh kebijakan penurunan anggaran pendidikan.


 

Penyesuaian Anggaran Pendidikan pada APBN-P 2015

Dalam RAPBNP tahun 2015, anggaran pendidikan diperkirakan sebesar Rp406.704,0 miliar. Jumlah tersebut menunjukkan rasio anggaran pendidikan terhadap belanja negara sebesar 20,39 persen. Sejalan dengan penurunan volume belanja negara, anggaran tersebut turun sebesar Rp2.427,7 miliar dari APBN 2015. Penurunan anggaran pendidikan tersebut terjadi baik melalui Belanja Pemerintah Pusat maupun yang melalui Transfer Ke Daerah dan Dana Desa. Anggaran pendidikan melalui Belanja Pemerintah Pusat diproyeksikan turun sebesar Rp1.784,6 miliar dari APBN 2015 menjadi sebesar Rp152.451,7 miliar. Menurut Nota Keuangan RAPBN-P 2015 perubahan tersebut antara lain disebabkan oleh:

  1. dihapuskannya cadangan anggaran pendidikan yang dalam APBN 2015 dialokasikan sebesar Rp9.268,1 miliar sebagai bentuk penyesuaian sejalan dengan penurunan volume belanja negara;
  2. penurunan alokasi anggaran yang bersumber dari PHLN pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp625,7 miliar; dan
  3. adanya penambahan anggaran prioritas untuk pembangunan kebutuhan dasar pendidikan sebesar Rp7.539,8 miliar. Tambahan anggaran tersebut rencananya akan digunakan untuk menambah cakupan KIP, termasuk biaya cetak kartu, leaflet dan biaya pengiriman KIP yang dialokasikan melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebesar Rp7.102,8 miliar dan Kementerian Agama sebesar Rp437,0 miliar. Penambahan cakupan peserta KIP guna mendukung program wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun dan pendidikan menengah universal (wajib belajar 12 tahun)

Beriku draft alokasi dana pendidikan, pada APBN-P tahun 2015:

dana pendidikan rapbnp 2015

Tabel Dana Pendidikan 2014-2015. Sumber: Nota Keuangan dan RAPBN-P 2015

 


Anggaran Pendidikan Melalui Transfer ke Daerah dan Dana Desa

Sementara anggaran pendidikan pada RAPBN-P 2015 yang melalui Transfer Ke Daerah dan Dana Desa, dialokasikan melalui komponen ‘Dana Transfer Lainnya’, yang besarannya dapat dilihat pada tabel dibawah ini. Dana transfer lainnya dialokasikan untuk tunjangan profesi guru, tambahan penghasilan guru, BOS, dana proyek pemerintah dan desentralisasi; :

Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBNP 2015

Struktur anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa dalam APBNP tahun 2014 dan perubahannya dari APBN ke RAPBNP tahun 2015. Sumber: Nota Keuangan dan RAPBN-P 2015

Disebutkan dari tabel diatas Anggaran Dana Transfer lainnya sebesar Rp 104.411,1 triliun yang mempunyai komposisi antara lain:

  1. Tunjangan Profesi Guru PNS Daerah sebesar Rp70.252.670.000.000,00 (tujuh puluh triliun dua ratus lima puluh dua miliar enam ratus tujuh puluh juta rupiah);
  2. Dana Tambahan Penghasilan Guru PNS Daerah sebesar Rp1.096.000.000.000,00 (satu triliun sembilan puluh enam miliar rupiah);
  3. Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp31.298.300.000.000,00 (tiga puluh satu triliun dua ratus sembilan puluh delapan miliar tiga ratus juta rupiah);
  4. Dana Insentif Daerah (DID) sebesar Rp1.664.510.000.000,00 (satu triliun enam ratus enam puluh empat miliar lima ratus sepuluh juta rupiah); dan
  5. Dana Proyek Pemerintah Daerah dan Desentralisasi (P2D2) sebesar Rp99.580.000.000,00 (sembilan puluh sembilan miliar lima ratus delapan puluh juta rupiah).

 

Penutup

Tentunya, pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan mempunyai alasan kuat dalam menyusun skema dana pendidikan pada APBN-P 2015 dan target apa saja yang akan dicapai. Kami ulangi anggaran pendidikan diperkirakan 20,39 persen dari Belanja Negara pada RAPBN-P 2015 dengan nominal sebesar Rp406.704,0 miliar. Dengan angka sebesar itu apakah cukup untuk mencukupi kebutuhan pendidikan Warga Negara Indonesia? terutama mereka yang ada di daerah?bagaimana kah penyalurannya dan pelaksanaanya? Pertanyaan diatas tidak hanya ditujukan kepada pemerintah, tetapi merupakan kewajiban kita bersama untuk mengawal dana pendidikan. Sejauh ini kami belum mendapati sumber lain yang lebih valid dan rinci terkait penghasilan Guru baik pusat maupun didaerah, paling tidak angka diatas dapat memberikan gambaran awal.  🙂 Sebagai informasi pada saat artikel ini ditulis, pemerintah tengah membahas RAPBN-P 2015 bersama dengan DPR RI yang rencana-nya akan ditetapkan pada pertengahan Februari 2015. Mari Kita Kawal Bersama. #KawalAPBN Kawal Pembangunan.


Baca Juga:

 

Si Tukang Tidur Main Adsense 728x90


Salam Redaksi APBNNews.com  #KawalAPBN Kawal Pembangunan
Iklan

4 thoughts on “Berapa Besaran Gaji Guru pada APBN-P 2015?

  1. Ping-balik: Berapa Anggaran Pendidikan APBN-P 2015 | APBN News

  2. Ping-balik: Tentang Postur APBN-P 2015 - APBNNews.com

  3. Ping-balik: Infografis APBN-P 2015 - APBNNews.com

  4. Ping-balik: Wacana Gaji PNS 2015 | APBN News

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s