Tips Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan

fotopreneur-pict

Dalam posting kali ini fotopreneur mencoba menyajikan, tips sederhana dalam memulai bisnis fotografi, namun lebih ditekankan dalam penerapan strategi bisnis bukan dalam hal teknis fotografi itu sendiri. Hal tersebut kami rangkum dalam 3 langkah awal, antara lain:

1. Segmentasi pelanggan.

Untuk tahap awal usaha fotografi, biasanya banyak orang memulai dari segmen pelanggan retail, seperti terima jasa foto studio, wedding, prewedding di lingkungan tempat tinggal, dst… itu berarti kita memilih segmen konsumen dengan daya beli rendah, dan dijadikan  sumber pendapatan utama. Pada fotografer yang lebih mapan, biasanya sudah naik kelas, ke foto-stok, foto model, foto wedding dan prewed untuk digedung dan kalangan menengah, dll…  Sedangkan untuk segmen atas, biasanya menyediakan jasa, foto korporat, foto produk, foto kalender, dan lain sebagainya. Silahkan tentukan mana yang paling cocok untuk anda, semakin spesifik semakin baik, misalnya akan memotret segmen menengah ke bawah,  khusus foto bayi dan anak, atau khusus foto keluarga di studio, dsb. Tujuan dari segmentasi yang lebih spesifik, adalah agar anda bisa membaca letak kemampuan anda, dan pasar mana yang pas untuk digeluti. Hal ini bukan suatu hal yang tetap, artinya suatu saat nanti Anda akan mencoba juga segmen lain yang juga menarik, pilih yang baik menurut analisa anda disesuaikan dengan kondisi pasar di lokasi Anda!

2. Memilih Media Publikasi

Memilih media publikasi, berarti kita membicarakan mengenai metode dan media yang digunakan untuk menjawab pertanyaan; “Bagaimana cara membeli Jasa Fotografi anda?”. Marketing lebih ditujukan kepada segmen pasar yang belum kenal, belum tahu dan belum perlu dengan jasa Anda, Banyak fotografer suka PAMER FOTO di facebook atau mengikuti pameran foto di tempat umum atau bisa juga membagikan kartu nama di berbagai acara yang ramai di kunjungi orang, suka hadir dan meliput acara acara kondangan dan sebagainya. Semua keputusan memilih media publikasi, akan menentukan juga biaya yang akan dikeluarkan. Semakin sedikit media publikasi, akan semakin sedikit pula peluang mendapatkan klien, dan semakin banyak tentunya akan semakin banyak pula peluang mendapatkan order, tapi jangan lupa, biaya yang timbul juga akan mengikuti cara anda menjual. Pilih biaya yang paling murah namun punya hasil paling efektif!.

Contoh media publikasi yang murah namun efektif: facebook, flickr, twitter, direktori wedding photography, microstock website, atau mungkin blog atau website pribadi dan lain sebagainya. Namun anda harus kreatif melakukan pemantauan, dan aktif “menyapa” calon-calon pelanggan anda dengan ramah dan santun, supaya mereka selalu “ingat” dengan anda. Penjualan via media lain, seperti iklan koran, iklan majalah, membuat brosur, membuat mini-portfolio, dsb, bisa menjadi pelengkap dan membantu anda untuk mendapatkan pelanggan, dan meningkatkan penjualan, namun pastikan bahwa media lain ini, cukup murah, dan merupakan salah satu bagian dari proses mendapatkan pelanggan, dimana tujuan utamanya adalah memastikan bahwa pelanggan yang tertarik, dan berakhir dengan  menandatangani kontrak dengan kita.

3. Memelihara hubungan dengan pelanggan.

Setiap pelanggan adalah sebuah potensi pendapatan di masa depan.Dalam memelihara hubungan baik dengan pelanggan, banyak cara dan metode yang unik, dan jelas bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah menjaga hubungan jangka panjang, bisa dengan melalui repeat-order, atau mendatangkan klien baru. Tetap menjaga hubungan dengan pelanggan melalui, email, sosial media, kartu ucapan selamat hari raya, serta tidak lupa untuk mengundang mereka dalam acara acara pembukaan atau perkenalan produk baru.

Memelihara nomor telepon, email, alamat tempat tinggal, alamat kantor dan informasi penting dan personal lainnya secara rutin, dan nomor telepon anda sendiri tidak berubah karena pulsa habis dan kedaluarsa, broadcast pemberitahuan kepada pelanggan Anda apabila Anda mengganti nomor telepon Anda. Menyimpan foto-foto candid dan personal pelanggan, dan mencetak kartu ucapan selamat, lengkap dengan nama dan nomor telepon anda, sebagai bonus KEJUTAN hadiah ulang tahun, yang tidak pernah mereka duga, karena mereka tidak pernah menerima foto-foto tersebut dalam proyek yang anda kerjakan untuk mereka. Ini, jarang sekali dilakukan oleh fotografer, karena mereka cukup murah hati menyerahkan semua karya fotonya tanpa pernah memperkirakan potensi foto-foto tersebut sebagai sebuah jalinan  persahabatan!

Hal lain yang bisa kita lakukan untik meninggalkan jejak dan identitas, seperti nama dan nomor telepon anda pada halaman belakang album atau tepi bingkai foto kanvas, atau berpartisipasi pada berbagai kegiatan sosial lain, dengan membagikan kartu nama pada acara acara resepsi pernikahan, undangan ulang tahun, dan berbagai kegiatan lainnya yang mungkin diikuti oleh pelanggan, atau oleh calon pelanggan anda. Menghadiri acara di sekolah, kampus, seminar atau berbagai kegiatan keramaian lain yang di ikuti juga oleh pelanggan, sehingga jaringan sosial anda akan semakin luas, dan ajarkan hal ini kepada karyawan anda juga, supaya mereka bisa lebih berkembang lagi menjadi mitra kerja Anda yang terpercaya.

Summary

Ketiga poin di atas, adalah langkah sederhana yang harus di kelola dan dikerjakan secara berkelanjutan. Semakin rajin kita mengelolanya, semakin baik kinerjanya. Karena setiap langkah akan membutuhkan biaya, dan biaya terbaik adalah ketika biaya tersebut menghasilkan kinerja yang paling besar!

One thought on “Tips Pemasaran dan Pengelolaan Pelanggan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s